Go to:
Gentoo Home
Documentation
Forums
Lists
Bugs
Planet
Store
Wiki
Get Gentoo!
Gentoo's Bugzilla – Attachment 24720 Details for
Bug 39736
[id] hb-install-network.xml
Home
|
New
–
[Ex]
|
Browse
|
Search
|
Privacy Policy
|
[?]
|
Reports
|
Requests
|
Help
|
New Account
|
Log In
[x]
|
Forgot Password
Login:
[x]
hb-install-network.xml
hb-install-network.xml (text/plain), 19.71 KB, created by
Erwin (RETIRED)
on 2004-01-31 23:18:24 UTC
(
hide
)
Description:
hb-install-network.xml
Filename:
MIME Type:
Creator:
Erwin (RETIRED)
Created:
2004-01-31 23:18:24 UTC
Size:
19.71 KB
patch
obsolete
><?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?> ><!DOCTYPE sections SYSTEM "/dtd/book.dtd"> > ><!-- The content of this document is licensed under the CC-BY-SA license --> ><!-- See http://creativecommons.org/licenses/by-sa/1.0 --> > ><!-- English doc rev. 1.21 --> > ><sections> ><section> ><title>Anda dapat melakukannya tanpa, tapi...</title> ><subsection> ><title>Siapa yang dapat melakukannya tanpa koneksi jaringan (internet)?</title> ><body> > ><p> >Tergantung medium yang anda pilih untuk menginstal Gentoo, anda >dapat ataupun tidak dapat melanjutkan tanpa koneksi jaringan (internet). >Tidak, kami tidak bercanda =) ></p> > ><p> >Pada umumnya, anda perlu untuk mensetup koneksi jaringan (dan internet). >Tetapi, Gentoo juga menyediakan kemungkinan untuk melakukan >instalasi tanpa koneksi jaringan (internet). Pengecualian ini hanya >dapat dilakukan menggunakan media instalasi berikut: ></p> > ><ul> > <li> > 2-CD LiveCD Gentoo x86 (termasuk x86, i686, pentium3, pentium4 > dan athlon-xp) > </li> > <li> > 2-CD LiveCD Gentoo PPC (termasuk G3 dan G4) > </li> ></ul> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Mengapa saya memerlukan koneksi jaringan (internet)?</title> ><body> > ><p> >Instalasi Gentoo melalui internet menghasilkan sistem Gentoo >yang paling up-to-date. Anda akan melakukan instalasi berdasarkan >Portage tree yang paling baru (yang merupakan koleksi paket-paket >yang kami sediakan beserta utilitas untuk mengurus software anda). >Hal ini juga merupakan alasan utama mengapa instalasi-internet >lebih direkomendasikan. Bagaimanapun juga, beberapa orang tidak >dapat atau tidak ingin menginstal Gentoo pada sistem yang memiliki >koneksi internet. ></p> > ><p> >Jika anda berada di situasi ini, anda perlu menggunakan set 2CD. >Set ini berisi sourcecode, snapshot dari portage-tree dan utilitas >untuk menginstal sistem berbasis Gentoo, dll. Metode ini memiliki >kerugiannya: anda tidak akan memiliki software yang paling baru, >walaupun perbedaannya akan minimal saja. ></p> > ><p> >Jika anda ingin melakukan instalasi tanpa-jaringan ini, anda harus >menggunakan set 2-CD LiveCD. Langkahi sisa dari bab ini dan >lanjutkan dengan <uri link="?part=1&chap=4">Mempersiapkan >Disk</uri>. Sebaliknya, lanjutkan dengan seksi konfigurasi jaringan >di bawah. ></p> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Opsional: Konfigurasi Proxy</title> ><body> > ><p> >Jika anda mengakses internet melalui sebuah proxy, anda mungkin perlu >mensetup proxy tersebut sewaktu instalasi. Untuk menset sebuah proxy, >anda dapat dengan mudah menset sebuah variabel yang berisi informasi >server proxy tersebut. ></p> > ><p> >Pada kebanyakan kasus, anda hanya perlu menset variabel menggunakan >hostname server tersebut. Sebagai contoh, kami mengasumsikan proxy >anda bernama <e>proxy.gentoo.org</e> dan portnya 8080. ></p> > ><pre caption="Menset server proxy"> ><comment>(Jika proxy tersebut membatasi koneksi HTTP)</comment> ># <i>export http_proxy="http://proxy.gentoo.org:8080"</i> ><comment>(Jika proxy tersebut membatasi koneksi FTP)</comment> ># <i>export ftp_proxy="ftp://proxy.gentoo.org:8080"</i> ><comment>(Jika proxy tersebut membatasi koneksi RSYNC)</comment> ># <i>export rsync_proxy="rsync://proxy.gentoo.org:8080"</i> ></pre> > ><p> >Jika proxy anda membutuhkan username dan password, anda dapat >menggunakan syntax berikut sewaktu menset variabel proxy: ></p> > ><pre caption="Menambahkan username/password pada variabel proxy"> >http://username:password@server ></pre> > ><p> >Sebagai contoh, untuk proxy HTTP dengan server sebelumnya dan >username "john" dan password "f00b_r", gunakan perintah berikut: ></p> > ><pre caption="Proxy dengan Otentikasi"> ># <i>export http_proxy="http://john:f00b_r@proxy.gentoo.org:8080"</i> ></pre> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Jaringan (Internet) pada Media Instalasi non-Gentoo</title> ><body> > ><p> >Kebanyakan informasi pada seksi ini ditujukan bagi para pengguna >yang memboot melalui LiveCD Gentoo. Tetapi, anda dapat juga menginstal >Gentoo dari beberapa media lainnya. Jika anda berada pada situasi >tersebut, pastikan kalau media yang anda gunakan memiliki koneksi >internet (beberapa informasi tersedia di <uri link="#doc_chap4_sect2"> >Menggunakan DHCP</uri> atau <uri link="#doc_chap4_sect3"> >Terminologi Jaringan</uri> mungkin berguna) dan lanjutkan dengan ><uri link="?part=1&chap=4">Mempersiapkan Disk</uri>. ></p> > ></body> ></subsection> ></section> ><section> ><title>Deteksi Jaringan secara Otomatis</title> ><subsection> ><title>Mungkin telah berfungsi?</title> ><body> > ><p> >Jika sistem anda terpasang ke jaringan Ethernet dengan server DHCP, >kemungkinan besar konfigurasi jaringan anda telah disetup secara >otomatis bagi anda. Jika benar, anda seharusnya telah bisa >menggunakan berbagai perintah-perintah jaringan pada LiveCD seperti ><c>ssh</c>, <c>scp</c>, <c>ping</c>, <c>irssi</c>, <c>wget</c>, ><c>links</c>, dll. ></p> > ><p> >Jika jaringan anda telah otomatis terkonfigurasi, perintah ><c>/sbin/ifconfig</c> akan menampilkan beberapa interface jaringan >selain lo, mis. eth0: ></p> > ><pre caption="Tampilan /sbin/ifconfig untuk jaringan yang berfungsi"> ># <i>/sbin/ifconfig</i> >eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:50:BA:8F:61:7A > inet addr:192.168.0.2 Bcast:192.168.0.255 Mask:255.255.255.0 > inet6 addr: fe80::50:ba8f:617a/10 Scope:Link > UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1 > RX packets:1498792 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0 > TX packets:1284980 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 > collisions:1984 txqueuelen:100 > RX bytes:485691215 (463.1 Mb) TX bytes:123951388 (118.2 Mb) > Interrupt:11 Base address:0xe800 ></pre> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Tes Koneksi Jaringan</title> ><body> > ><p> >Anda mungkin ingin mencoba ping server DNS ISP anda (dapat ditemukan >di <path>/etc/resolv.conf</path>) dan salah satu website pilihan anda, >untuk memastikan kalau paket-paket yang dikirimkan dapat mencapai >jaringan (internet), resolusi nama DNS berfungsi, dll. ></p> > ><pre caption="Tes Koneksi Jaringan"> ># <i>ping -c 3 www.yahoo.com</i> ></pre> > ><p> >Dapatkah anda menggunakan koneksi jaringan anda? jika bisa, anda >dapat melewati sisa dari seksi ini dan melanjutkan dengan ><uri link="?part=1&chap=4">Mempersiapkan Disk</uri>. Jika tidak, >sayang sekali, anda harus melewati beberapa rintangan lagi :) ></p> > ></body> ></subsection> ></section> ><section> ><title>Konfigurasi Jaringan secara Otomatis</title> ><subsection> ><body> > ><p> >Jika koneksi jaringan anda tidak dapat langsung berfungsi, beberapa >media instalasi memiliki beberapa utilitas untuk membantu anda >mensetup koneksi jaringan anda, seperti <c>net-setup</c> (untuk >jaringan pada umumnya), <c>adsl-setup</c> (untuk pengguna ADSL), >atau <c>pptp</c> (untuk pengguna PPTP). ></p> > ><p> >Jika media instalasi yang anda gunakan tidak memiliki utilitas-utilitas >tersebut, lanjutkan dengan <uri link="#doc_chap4">Konfigurasi Jaringan >secara Manual</uri>. ></p> > ><ul> > <li> > Bagi pengguna Ethernet biasa, lanjutkan dengan <uri > link="#doc_chap3_sect2">Default: Menggunakan net-setup</uri> > </li> > <li> > Bagi pengguna ADSL, lanjutkan dengan <uri link="#doc_chap3_sect3"> > Alternatif: Menggunakan RP-PPPoE</uri> > </li> > <li> > Bagi pengguna PPTP, lanjutkan dengan <uri link="#doc_chap3_sect4"> > Alternatif: Menggunakan PPTP</uri> > </li> ></ul> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Default: Menggunakan net-setup</title> ><body> > ><p> >Cara paling mudah untuk mensetup koneksi jaringan anda jika tidak >terkonfigurasi secara otomatis adalah dengan menjalankan skrip ><c>net-setup</c>: ></p> > ><pre caption="Menjalankan skrip net-setup"> ># <i>net-setup eth0</i> ></pre> > ><p> ><c>net-setup</c> akan menanyakan beberapa pertanyaan tentang >lingkungan jaringan anda. Setelah selesai, anda seharusnya akan >memiliki koneksi jaringan yang berfungsi. Tes koneksi jaringan anda >seperti yang dijelaskan di atas. Jika koneksi jaringan anda telah berfungsi, >selamat! Anda sekarang telah siap untuk menginstal Gentoo. Lewati >sisa dari seksi ini dan lanjutkan dengan <uri link="?part=1&chap=4"> >Mempersiapkan Disk</uri>. ></p> > ><p> >Jika koneksi jaringan anda masih tidak berfungsi, lanjutkan dengan ><uri link="#doc_chap4">Konfigurasi Jaringan secara Manual</uri>. ></p> > > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Alternatif: Menggunakan RP-PPPoE</title> ><body> > ><p> >Jika anda menggunakan PPPoE untuk melakukan koneksi ke internet, >LiveCD (semua versi) telah mempermudah konfigurasi jaringan anda >dengan mengikutsertakan utilitas <c>rp-pppoe</c>. Gunakan skrip ><c>adsl-setup</c> yang tersedia untuk mengkonfigurasi jaringan anda. >Anda akan ditanya tentang device ehternet yang terhubung ke modem >adsl anda, username dan password anda, IP dari server DNS anda, dan >apakah anda memerlukan firewall dasar atau tidak. ></p> > ><pre caption="Menggunakan rp-pppoe"> ># <i>adsl-setup</i> ># <i>adsl-start</i> ></pre> > ><p> >Jika masih tidak berfungsi, periksa lagi kalau anda mengetikkan dengan benar >username dan password anda, dengan memeriksa file <path>/etc/ppp/pap-secrets ></path> atau <path>/etc/ppp/chap-secrets</path>, dan pastikan kalau anda >menggunakan device ethernet yang tepat. Jika device ethernet anda tidak >ditemukan, anda harus meload modul ethernet anda secara manual. Jika >anda berada di kasus ini, anda harus melanjutkan dengan <uri link="#doc_chap4"> >Konfigurasi Jaringan secara Manual</uri> yang menjelaskan cara meload >modul ethernet anda. ></p> > ><p> >Jika semua berjalan lancar, lanjutkan dengan <uri link="?part=1&chap=4"> >Mempersiapkan Disk</uri>. ></p> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Alternatif: Menggunakan PPTP</title> ><body> > ><p> >Jika anda memerlukan dukungan PPTP, anda dapat menggunakan utilitas ><c>pptpclient</c> yang disediakan di LiveCD. Tetapi, pertama-tama anda harus >memastikan kalau konfigurasi anda telah benar. Edit file <path> >/etc/ppp/pap-secrets</path> atau <path>/etc/ppp/chap-secrets</path> agar >berisi kombinasi username/password anda yang benar: ></p> > ><pre caption="Edit file /etc/ppp/chap-secrets"> ># <i>nano -w /etc/ppp/chap-secrets</i> ></pre> > ><p> >Lalu, ubah file <path>/etc/ppp/options.pptp</path> seperlunya: ></p> > ><pre caption="Edit file /etc/ppp/options.pptp"> ># <i>nano -w /etc/ppp/options.pptp</i> ></pre> > ><p> >Setelah semuanya selesai, jalankan perintah <c>pptp</c> (diikuti oleh >opsi-opsi yang tidak dapat anda set di <path>options.pptp</path>) untuk >melakukan koneksi ke server: ></p> > ><pre caption="Koneksi ke server dial-in"> ># <i>pptp <server ip></i> ></pre> > ><p> >Sekarang, lanjutkan dengan <uri link="?part=1&chap=4"> >Mempersiapkan Disk</uri>. ></p> > ></body> ></subsection> ></section> ><section> ><title>Konfigurasi Jaringan secara Manual</title> ><subsection> ><title>Meload modul Jaringan yang Tepat</title> ><body> > ><p> >Sewaktu LiveCD boot, LiveCD akan mencoba untuk mendeteksi seluruh >perangkat hardware anda dan meload modul-modul kernel yang diperlukan >untuk mendukung hardware anda. Di kebanyakan kasus, LiveCD melakukan >tugasnya secara sukses. Tetapi, di beberapa kasus, LiveCD mungkin >gagal meload modul kernel yang anda perlukan. ></p> > ><p> >Jika <c>net-setup</c> atau <c>adsl-setup</c> gagal, anda dapat mengasumsikan >bahwa kartu jaringan anda tidak ditemukan secara otomatis. Hal ini berarti >anda harus meload kernel tersebut secara manual. ></p> > ><p> >Untuk mengetahui modul-modul kernel apa saja yang kami sediakan untuk >jaringan, gunakan perintah berikut: ></p> > ><pre caption="Memeriksa modul-modul yang tersedia"> ># <i>ls /lib/modules/`uname -r`/kernel/drivers/net</i> ></pre> > ><p> >Jika anda menemukan driver bagi kartu jaringan anda, gunakan perintah ><c>modprobe</c> untuk meload modul tersebut: ></p> > ><pre caption="Menggunakan modprobe untuk meload modul kernel"> ><comment>(Sebagai contoh, kita load modul pcnet32)</comment> ># <i>modprobe pcnet32</i> ></pre> > ><p> >Gunakan <c>ifconfig</c> untuk memeriksa apakah kartu jaringan anda >telah terdeteksi. Contoh tampilan dari kartu jaringan yang terdeteksi >adalah sebagai berikut: ></p> > ><pre caption="Memeriksa kartu jaringan, sukses"> ># <i>ifconfig eth0</i> >eth0 Link encap:Ethernet HWaddr FE:FD:00:00:00:00 > BROADCAST NOARP MULTICAST MTU:1500 Metric:1 > RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0 > TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 > collisions:0 txqueuelen:0 > RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b) ></pre> > ><p> >Tetapi, jika anda menemui error berikut, artinya kartu jaringan >anda tidak terdeteksi: ></p> > ><pre caption="Memeriksa kartu jaringan, gagal"> ># <i>ifconfig eth0</i> >eth0: error fetching interface information: Device not found ></pre> > ><p> >Anggap anda telah memiliki kartu jaringan yang terdeteksi, anda >sekarang dapat mencoba lagi <c>net-setup</c> atau <c>adsl-setup</c> >(yang harusnya sukses sekarang), tetapi bagi orang-orang hardcore, >kami akan menjelaskan bagaimana cara mengkonfigurasi jaringan anda >secara manual. ></p> > ><p> >Anda dapat menggunakan dua cara untuk melakukannya. Pertama adalah >DHCP (meminta IP secara otomatis) atau anda dapat mensetup jaringan >secara manual menggunakan perintah <c>ifconfig</c> dan <c>route</c>. ></p> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Menggunakan DHCP</title> ><body> > ><p> >DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) memungkinkan anda untuk >menerima informasi jaringan (alamat IP, netmask, alamat broadcast, gateway, >nameserver, dll.) secara otomatis. Cara ini hanya dapat berfungsi jika >anda memiliki sebuah server DHCP di jaringan anda (atau jika provider >anda menyediakan servis DHCP). Untuk menggunakan DHCP untuk >menerima informasi ini secara otomatis, gunakan <c>dhcpcd</c>: ></p> > ><pre caption="Menggunakan dhcpcd"> ># <i>dhcpcd eth0</i> ></pre> > ><p> >Jika berhasil (coba ping beberapa server internet, mis. <uri >link="http://www.google.com">Google</uri>), maka anda telah >siap untuk melanjutkan. Lewati sisa dari seksi ini dan lanjutkan >dengan <uri link="?part=1&chap=4">Mempersiapkan Disk</uri>. ></p> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Mengerti Terminologi Jaringan</title> ><body> > ><note> >Jika anda mengetahui alamat IP, alamat broadcast, netmask dan nameserver, >maka anda dapat melewati seksi ini dan lanjutkan dengan <uri >link="#doc_chap4_sect4">Menggunakan ifconfig dan route</uri>. ></note> > ><p> >Jika semua cara di atas gagal, anda harus mengkonfigurasi jaringan anda >secara manual. Tidak perlu khawatir, cara ini tidak sulit. Tetapi, kami akan >mencoba menjelaskan sedikit tentang jaringan kepada anda karena anda >akan memerlukannya nanti untuk mengkonfigurasi jaringan sesuai kebutuhan >anda. Setelah anda selesai membaca bagian ini, anda akan mengetahui >arti dari <e>gateway</e>, fungsi dari <e>netmask</e>, bagaimana >cara menulis alamat <e>broadcast</e>, dan mengapa anda memerlukan ><e>nameserver</e>. ></p> > ><p> >Dalam sebuah jaringan, host dikenal melalui <e>alamat IP</e> (IP = >Internet Protocol) mereka. Alamat tersebut merupakan kombinasi dari >empat nomor-nomor antara 0 dan 255. Begitulah cara kita mengartikannya. >Sebenarnya, alamat IP dibentuk oleh 32 bit (satu dan nol). Mari kita >lihat sebuah contoh: ></p> > ><pre caption="Contoh alamat IP"> >IP Address (numbers): 192.168.0.2 >IP Address (bits): 11000000 10101000 00000000 00000010 > -------- -------- -------- -------- > 192 168 0 2 ></pre> > ><p> >Sebuah alamat IP dimiliki oleh sebuah host khusus dalam sebuah jaringan >(semua host yang dapat anda akses memiliki sebuah alamat IP khusus). >Untuk membedakan antara host dalam sebuah jaringan, dan host di luar >jaringan, alamat IP dibagi menjadi dua bagian: bagian <e>jaringan</e> >dan bagian <e>host</e>. ></p> > ><p> >Pemisahan ini ditulis menggunakan <e>netmask</e>, kumpulan angka-angka >satu yang diikuti oleh angka-angka nol. Bagian dari alamat IP yang ditutupi >oleh angka-angka satu merupakan bagian jaringan, sedangkan sisanya >merupakan bagian host. Seperti biasa, netmask dapat ditulis sebagai >alamat IP. ></p> > ><pre caption="Contoh pemisahan jaringan/host"> >IP-address: 192 168 0 2 > 11000000 10101000 00000000 00000010 >Netmask: 11111111 11111111 11111111 00000000 > 255 255 255 0 > +--------------------------+--------+ > Network Host ></pre> > ><p> >Dengan kata lain, 192.168.0.14 masih merupakan bagian dari jaringan >contoh kita, tetapi 192.168.1.2 bukan. ></p> > ><p> >Alamat <e>broadcast</e> merupakan alamat IP dengan bagian jaringannya >sama dengan jaringan anda, tetapi hanya angka-angka satu pada bagian hostnya. >Setiap host pada jaringan anda mendengarkan ke alamat IP ini. Alamat ini >digunakan hanya untuk mem-broadcast paket-paket. ></p> > ><pre caption="Alamat broadcast"> >IP-address: 192 168 0 2 > 11000000 10101000 00000000 00000010 >Broadcast: 11000000 10101000 00000000 11111111 > 192 168 0 255 > +--------------------------+--------+ > Network Host ></pre> > ><p> >Agar anda dapat menjelajahi internet, anda harus mengetahui host mana >yang membagi (share) koneksi internet. Host ini dikenal sebagai <e>gateway</e>. >Karena gateway merupakan host biasa juga, gateway juga memiliki sebuah >alamat IP (mis. 192.168.0.1). ></p> > ><p> >Sebelumnya, kami telah menjelaskan bahwa setiap host memiliki alamat >IP khusus. Untuk mengakses host ini menggunakan namanya (daripada >alamat IP), anda memerlukan sebuah servis yang menerjemahkan sebuah >nama (mis. <e>dev.gentoo.org</e>) ke alamat IP-nya (mis. <e>64.5.62.82</e>). >Nama servis tersebut adalah "name service". Untuk menggunakannya, anda >harus mendefenisikan <e>name server</e> yang diperlukan di file ><path>/etc/resolv.conf</path>. ></p> > ><p> >Dalam beberapa kasus, gateway anda juga bertindak sebagai nameserver. >Jika tidak, anda perlu memasukkan nameserver yang disediakan oleh ISP anda. ></p> > ><p> >Sebagai rangkuman, anda memerlukan informasi-informasi berikut sebelum >melanjutkan: ></p> > ><table> ><tr> > <th>Informasi Jaringan</th> > <th>Contoh</th> ></tr> ><tr> > <ti>Alamat IP anda</ti> > <ti>192.168.0.2</ti> ></tr> ><tr> > <ti>Netmask</ti> > <ti>255.255.255.0</ti> ></tr> ><tr> > <ti>Broadcast</ti> > <ti>192.168.0.255</ti> ></tr> ><tr> > <ti>Gateway</ti> > <ti>192.168.0.1</ti> ></tr> ><tr> > <ti>Nameserver</ti> > <ti>195.130.130.5, 195.130.130.133</ti> ></tr> ></table> > ></body> ></subsection> ><subsection> ><title>Menggunakan ifconfig dan route</title> ><body> > ><p> >Untuk mensetup jaringan anda, anda harus menjalankan tiga langkah-langkah >berikut. Pertama, kita menetapkan sebuah alamat IP bagi kita menggunakan >perintah <c>ifconfig</c>. Lalu, setup routing ke gateway menggunakan ><c>route</c>. Dan terakhir, kita akan memasukkan alamat IP nameserver >ke file <path>/etc/resolv.conf</path>. ></p> > ><p> >Untuk menetapkan sebuah alamat IP, anda memerlukan alamat IP anda, >alamat broadcast dan netmask. Lalu, jalankan perintah berikut, ingat untuk >menggantikan <c>${IP_ADDR}</c> dengan alamat IP anda, <c>${BROADCAST}</c> >dengan alamat broadcast anda dan <c>${NETMASK}</c> dengan netmask anda: ></p> > ><pre caption="Menggunakan ifconfig"> ># <i>ifconfig eth0 ${IP_ADDR} broadcast ${BROADCAST} netmask ${NETMASK} up</i> ></pre> > ><p> >Sekarang, setup routing menggunakan <c>route</c>. Gantikan <c>${GATEWAY}</c> >dengan alamat IP gateway anda: ></p> > ><pre caption="Menggunakan route"> ># <i>route add default gw ${GATEWAY}</i> ></pre> > ><p> >Lalu, buka file <path>/etc/resolv.conf</path> menggunakan editor favorit >anda (di contoh kita, <c>nano</c>): ></p> > ><pre caption="Menciptakan /etc/resolv.conf"> ># <i>nano -w /etc/resolv.conf</i> ></pre> > ><p> >Sekarang, isi nameserver-nameserver anda seperti contoh di bawah. Pastikan >untuk menggantikan <c>${NAMESERVER1}</c> dan <c>${NAMESERVER2}</c> >dengan alamat nameserver yang tepat: ></p> > ><pre caption="Contoh /etc/resolv.conf"> >nameserver ${NAMESERVER1} >nameserver ${NAMESERVER2} ></pre> > ><p> >Ya, begitu saja. Sekarang cobalah jaringan anda dengan melakukan ping ke >beberapa server internet (mis. <uri link="http://www.google.com">Google</uri>). >Jika berhasil, selamat! Anda sekarang telah siap untuk menginstal Gentoo. >Lanjutkan ke <uri link="?part=1&chap=4">Mempersiapkan Disk</uri>. ></p> > ></body> ></subsection> ></section> ></sections>
You cannot view the attachment while viewing its details because your browser does not support IFRAMEs.
View the attachment on a separate page
.
View Attachment As Raw
Actions:
View
Attachments on
bug 39736
: 24720